Tuesday, May 13, 2014

budidaya jeruk

Pengolahan Tanah
Bila tempat tanam telah ditetapkan dan syarat-syarat yang diperlukan telah terpenuhi
bisa dimulai mengadakan persiapan sebagai berikut :

1. Tanah dibersihkan dari tanaman-tanaman penggangu.
2. Selanjutnya buatlah batasan-batasan dengan sebilah bambu (patok) untuk menentukan
    tempat tanam. Dalam pembagian ini diperhitungkan juga pembagian jalan untuk
    mengontrol tanaman (bila luas areal tanah 1 ha dibagi menjadi 4). Bila pembuangan air tidak
    lancar, buatlah selokanselokan pembuangan air. Ini penting, terutama untuk tempat-tempat
    yang cekung dan keadaaan tanahnya liat.

3. Bila bibit yang digunakan berakar panjang, usahakan agar tanah digembur-gemburkan
    lebih dalam. Tapi bila bibit yang digunakan berakar dangkal (misalnya cangkokan,
    atau stek), usahakan agar tanah digemburkan secara meluas.

4. Pada tanah yang letak air tanahnya tinggi serta sedang sebaiknya ditanam bibit okulasi,
    sedang pada areal yang air tanahnya tidak dalam penggunaan bibit cangkokan adalah sangat
    tepat.

5. Bila tanah tempat areal tanam tidak banyak mengandung humus, kondisi tanah terlalu
    kurus dan liar, sebaiknya ditanami dulu dengan tanaman pupuk hijau selama 1 – 2 tahun.
    Setelah itu batang dan daun dibenamkan, agar tanah menjadi lebih subur.

6. Setelah tanah selesai dikerjakan, mulailah diajir. Pada tempat yang
   akan ditanami pohon ditancapkan sebuah ajir. Yang terpenting pada
   tahapan ini adalah jarak ajir yang satu dengan yang lain harus sama dan
   lurus. Aturannya ada dua macam, yaitu bujur sangkar atau segitiga.

7. Setelah jalan induk, jalan kontrol, dan tempat air rampung diatur,
    dimulailah pembuatan lubang-lubang tempat penanaman. Lubang
    dibuat 3 – 4 minggu sebelum bibit ditanam.

Pembuatan lubang tanam Saat tanam yang baik untuk menanam bibit jeruk adalah
pada permulaan musim hujan. Bisa juga penanaman dilakukan menjelang akhir musim hujan, tetapi resikonya kita harus rajin menyirami bibit muda setiap hari agar tidak mati kekurangan air
pada musim kemarau.

Waktu terbaik untuk mulai mengerjakan tanah adalah pada bulan Juni – Agustus. Besarnya
lubang minimal 60 x 60 x 60 cm. Lebih besar lebih baik, umpamanya 80 x 80 x 70 cm
atau 1 x 1 x 0,5 m. Penggalian lubang jangan terlalu dalam, pengaruhnya kurang baik ( merugikan),
karena akan tanaman akan mengumpul di lapisan yang dalam dan lapisan atas kurang.

Selain itu lubang penanaman yang terlalu dalam sering menarik air dari tanah
sekelilingnya, hal itu akan merusak akar tanaman dan menghambat pertumbuhannya. Lubang tanaman dibuat dengan cara menggali lubang. Tanah bagian atas yang subur ( berwarna kehitam-hitaman) dipisahkan dari tanah bawah. Tanah atas dibuang disebelah
kiri, tanah bawah ke sebelah kanan. Selanjutnya lubang dibiarkan menganga terjemur matahari 2 – 4 minggu lamanya.

Tanah bagian bawah dimasukkan dalam lubang, letaknya tetap dibawah seperti semula. Sedangkan tanah bagian atas, sebelum dimasukkan dalam lubang dicampur dulu dengan 2 – 3 kaleng pupuk kandang/kompos ditambah 1,5 kg pupuk fosfat. Dalam keadaan serupa ini bibit
jeruk belum boleh ditanam. Setelah tanah turun kembali, hingga muka tanah diatas
lubang sedikit lebih tinggi dari pada tanah disekelilingnya, barulah bibit pohon ditanam.


Penanaman
Saat tanam yang baik untuk menanam bibit jeruk adalah pada permulaan musim hujan.
Sebelum bibit ditanam, tanah dalam lubang harus betul-betul basah dari atas sampai
kebawah. Bila bibit terletak dalam keranjang persemaian, keranjangnya harus dilepas
terlebih dahulu, dan selain itu perakarannya juga harus diperiksa. Bibit yang akarnya
berbelit-belit dan melingkarlingkar jangan dipakai, sebab akan menggangu pertumbuhan
tanaman nantinya.

Atau kalau hendak dipakai juga, letak akar dibenarkan dan diluruskan terlebih dahulu arah
pertumbuhannya. Bila ada akar yang panjangnya melebihi batas lubang akar, sebaiknya dipotong
saja kelebihannya. Janganlah menanam terlalu dalam, tapi jangan pula terlalu dangkal. Lebih-lebih untuk bibit okulasi. Jangan sampai tanah melampaui atau menutupi batang okulasinya.
Untuk menghindari adanya rongga-rongga antar akar dan tanah, siramlah tanah dengan air sebanyak mungkin. adanya rongga dalam tanah akan mengakibatkan akar mengering. Setelah itu tanah dipadatkan dengan tangan. Setelah selesai menanam, sekitar bibit tanaman diberi
jerami kering guna melindungi tanah agar tidak kering oleh panas sinar matahari atau
mengeras padat karena terkena siraman air hujan.

Lebih bagus lagi kalau jauh sebelumnya telah disiapkan bahan perlindungan yang terbuat
dari bumbu dengan atap alangalang, daun nipah atau kelapa.

Pemeliharaan
Tanaman belum menghasilkan Langkah pemeliharaan yang perlu dilakukan adalah:

- pelebaran terumbuk, kegiatan ini dilakukan 2-3 kali setahun setelah penyiangan dan
  pemupukan. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah serangan jamur pada akar
  tanaman. Untuk jeruk yang ditanam pada areal pasang surut, pelebaran
  terumbuk akan berfungsi sebagai penambahan bahan organik.

- Pembuatan parit drainase tambahan, kegiatan ini dilaksanakan pada tanaman berumur 2 tahun.

- Pengairan, karena tanaman jeruk banyak membutuhkan air maka
   pada kondisi kering penyiraman perlu dilakukan terutama menjelang tanaman
   berbunga sampai berbuah.

- Pemupukan pada tanaman jeruk yang belum berbuah dilakukan dua kali setahun yakni
   pada wal dan akhir musim hujan masingmasing setengah dosis yang ditentukan.
   Sedangkan pemberian pupuk kandang diberikan pada awal musim penghujan. Untuk
   tanaman yang telah berbuah dilakukan 3 kali setahun, yakni sebelum bunga muncul (2/5
   bagian) pada saat pemasakan buah (1/5 bagian), dan sisanya (2/5 bagian) setelah panen.

- Penyiangan gulma dapat dilakukan sebulan sekali bersamaan dengan waktu pemangkasan,
   penjarangan, atau pemetikan buah yang tidak sehat


Saturday, May 10, 2014

Pengendalian hama,penyakit pada budidaya cabe

Hama
Untuk mengendalikan hama lalat buah penyebab busuk buah, pasang jebakan yang diberi
Antraxtan. Sedang untuk mengendalikan serangga pengisap daun seperti Thrips, Aphid dengan insektisida seperti Curacron.

Jenis-jenis hama yang banyak menyerang tanaman cabai antara lain kutu daun dan trips.
Kutu daun menyerang tunas muda cabai secara bergerombol. Daun yang terserang akan
mengerut dan melingkar. Cairan manis yang dikeluarkan kutu, membuat semut dan embun
jelaga berdatangan. Embun jelaga yang hitam ini sering menjadi tanda tak langsung
serangan kutu daun. Pengendalian kutu daun (Myzus persicae Sulz) dengan memberikan Furadan 3G sebanyak 60-90 kg/ha atau sekitar 2 sendok makan/10 m2 area.

Apabila tanaman sudah tumbuh semprotkan Curacron 500 EC, Nudrin 215 WSC, atau Tokuthion 500 EC. Dosisnya 2 ml/liter air. Serangan hama trips amat berbahaya bagi tanaman cabai,
karena hama ini juga vektor pembawa virus keriting daun.

Gejala serangannya berupa bercak-bercak putih di daun karena hama ini mengisap cairan daun tersebut. Bercak tersebut berubah menjadi kecokelatan dan mematikan daun. Serangan berat ditandai dengan keritingnya daun dan tunas. Daun menggulung dan sering timbul benjolan seperti tumor.

Hama trips (Thrips tabaci) dapat dicegah dengan banyak cara yaitu:
- Pemakaian mulsa jerami
- pergiliran tanaman
- penyiangan gulma atau rumputan pengganggu, dan menggenangi lahan dengan air selama
  beberapa waktu.
- Pemberian Furadan 3 G pada waktu tanam seperti pada pencegahan kutu
   daun mampu mencegah serangan hama trip juga. Akan tetapi, untuk
   tanaman yang sudah cukup besar, dapat disemprot dengan Nogos 50 EC, Azodrin 15 WSC,
   Nuracron 20 WSC, dosisnya 2-3 cc/1

Penyakit
Untuk penyakit busuk buah kering (Antraknosa) yang disebabkan cendawan, gunakan
fungisida seperti Antracol. Dosis dan aplikasi masing-masing obat tersebut dapat dilihat pada
labelnya. Adapun jenis-jenis penyakit yang banyak menyerang cabai antara lain antraks atau patek
yang disebabkan oleh cendawan Colletotricum capsici dan Colletotricum piperatum, bercak
daun (Cercospora capsici), dan yang cukup berbahaya ialah keriting daun (TMV, CMVm, dan virus lainnya)Gejala serangan antraks atau patek ialah bercak-bercak pada buah, buah kehitaman dan
 membusuk, kemudian rontok.

Gejala serangan keriting daun adalah:
- bercak daun ialah bercak-bercak kecil yang akan melebar
- Pinggir bercak berwama lebih tua dari bagian tengahnya. Pusat bercak ini sering
   robek atau berlubang.
- Daun berubah kekuningan lalu gugur.
- Serangan keriting daun sesuai namanya ditandai oleh keriting dan mengerutnya daun, tetapi
   keadaan tanaman tetap sehat dan segar.

Selain penyakit keriting daun, penyakit lainnya dapat dicegah dengan penyemprotan fungisida Dithane M 45, Antracol, Cupravit, Difolatan. Konsentrasi yang digunakan cukup 0,2-0,3%.
Bila tanaman diserang penyakit keriting daun maka tanaman dicabut dan dibakar. Pengendalian keriting daun secara kimia masih sangat sulit.

Pedoman Teknis Budidaya Cabe

Penyiapan Benih
Benih cabe dapat dibuat sendiri dengan cara sebagai berikut:
- Pilih buah cabe yang matang (merah)
- Bentuk sempurna, segar
- Tidak cacat dan tidak terserang penyakit.
- Kemudian keluarkan bijinya dengan mengiris buah secara memanjang
- Cuci biji lalu dikeringkan.
- Kemudian pilih biji yang bentuk, ukuran dan  warna seragam, permukaan kulit bersih,
   tidak keriput dan tidak cacat.

Bila kesulitan membuat sendiri, benih cabe dapat dibeli di toko pertanian setempat.
Benih yang akan ditanam diseleksi dengan cara merendam dalam air, biji yang terapung dibuang.

Persemaian
Sebelum tanam di tempat permanen, sebaiknya benih disemai dulu dalam wadah semai yang dapat berupa bak plastik atau kayu dengan ketebalan sekitar 10 cm yang dilubangi bagian dasarnya untuk
pengaturan air(drainase).

    Persiapannya adalah sebagai berikut:
1. Isikan dalam wadah semai media berupa tanah pasir, dan pupuk kandang dengan
    perbandingan 1 : 1. Untuk menghilangkan gangguan hama berikan Curater 3 G takaran 10
    10 gr/m2. Media ini disiapkan 1 minggu sebelum penyemaian benih.

2. Benih yang akan ditanam, sebelumnya direndam dalam air hangat (50 derajat Celcius) selama
    semalam. Lebih baik lagi bila diberi zat pengatur tumbuh seperti Atonik.

3. Tebarkan benih secara merata di media persemaian, bila mungkin beri jarak antar benih 5 x
    cm sehingga waktu tanaman dipindah/dicabut, akarnya tidak rusak. Usahakan
    waktu benih ditanam diatasnya ditutup selapis tipis tanah. Kemudian letakkan wadah
    semai tersebut di tempat teduh dan lakukan penyiraman secukupnya agar media
    semai tetap lembab.

    Pembibitan
1. Benih yang telah berkecambah atau bibit cabe umur 10-14 hari (biasanya telah tumbuh
    sepasang daun) sudah dapat dipindahkan ke tempat pembibitan.

2. Siapkan tempat pembibitan berupa polybag ukuran 8 x 9 cm atau bumbungan dari
    bahan daun pisang sehingga lebih murah harganya. Masukkan ke dalamnya campuran
    tanah, pasir dan pupuk kandang serta tambahkan Curater 3 G.

3. Pindahkan bibit cabe ke wadah pembibitan dengan hati-hati. Pada saat bibit ditanam di
    bumbungan, tanah di sekitar akar tanaman ditekan-tekan agar sedikit padat dan bibit berdiri
    tegak. Letakkan bibit di tempat teduh dan sirami secukupnya untuk menjaga kelembabannya.

Pembibitan ini bertujuan untuk meningkatkan daya adaptasi dan daya tumbuh bibit pada saat
pemindahan ke tempat terbuka di lapangan atau pada polybag Pemindahan bibit baru dapat dilakukan setelah berumur 30-40 hari.

    Persiapan Media Tanam dalam Polybag
1. Siapkan polybag tempat penanaman yang berlubang kiri kanannya untuk pengaturan air.

2. Masukkan media tanam ke dalamnya berupa campuran tanah dengan pupuk
    kandang 2 : 1 sebanyak 1/3 volume polybag. Tambahkan Furadan atau Curater 3G 2-
   4 gr/tanaman untuk mematikan hama pengganggu dalam media tanah.

3. Masukkan campuran tanah dan pupuk kandang ke dalam polybag setinggi 1/3 nya.

4. Tambahkan pupuk buatan sebagai pupuk dasar yaitu 10 gr SP 36, 5 gr KCl dan 1/3
    bagian dari campuran 10 gr Urea + 20 gr ZA per tanaman (2/3 bagiannya untuk pupuk
    susulan). Kemudian siram dengan air agar pupuk larut dalam tanah.

Penanaman di Lapangan
- Siapkan bedengan yang dicampur dengan pupuk kandang
- Jika pH tanah rendah (4- 5) maka lakukan terlebih dahulu pengapuran.

Pengapuran dilakukan bersamaan dengan pembuatan bedengan sebarkan kapur, aduk rata, biarkan selama 3 minggu.
- Tutup bedengan dengan mulsa plastik
- Gunakan kaleng yang diberi arang untuk melubanginya.
- Pindahkan hati-hati bibit ke dalam lubang tanam.

    Penanaman
1. Pilih bibit cabe yang baik yaitu pertumbuhannya tegar, warna daun hijau, tidak
    cacat/terkena hama penyakit.

2. Tanam bibit tersebut di polybag penanaman. Wadah media bibit harus dibuka dulu
     sebelum ditanam. Hati-hati supaya tanah yang menggumpal akar tidak lepas.
     Bila wadah bibit memakai bumbungan pisang langsung ditanam karena daun
     tersebut akan hancur sendiri. Tanam bibit bibit tepat di bagian tengah, tambahkan
     media tanahnya hingga mencapai sekitar 2 cm bibir polybag.

3. Padatkan permukaan media tanah dan siram dengan air lalu letakkan di tempat
    terbuka yang terkena sinar matahari langsung.

Pemeliharaan Penyiraman
Lakukan penyiraman secukupnya untuk menjaga kelembaban media tanah.

Pemupukan
Lakukan pemupukan susulan : Umur 30 hari setelah tanam : 5 gr Kcl per tanaman.
Umur 30 dan 60 hari setelah tanam : masing-masing 1/3 bagian dari sisa campuran Urea dan ZA pada pemupukan dasar.

Perompesan
Perompesan adalah pembuangan cabang daun di bawah cabang utama dan buang bunga yang pertama kali muncul.

SYARAT SAHNYA SUATU KONTRAK

Syarat sahnya suatu kontrak ditentukan dalam Pasal 1320 KUH Perdata, yaitu :
1. kesepatan para pihak ;
2. kecakapan/ kewenangan para pihak ;
3. perihal tertentu ;
4. kausa yang legal ;

1. Kesepakatan para pihak ;
Menurut sistem hukum manapun di dunia ini, kesepakatan kehendak merupakan salah satu syarat sahnya suatu kontrak. Menurut sistem hukum kontrak di Indonesia, syarat kesepakatan ini merupakan syarat subjektif bersama dengan syarat kecakapan/ kewenangan para pihak. Suatu kesepakatan kehendak terhadap suatu kontrak dimulai dari adanya unsur penawaran (offer) oleh salah satu pihak dan diikuti dengan penerimaan penawaran (acceptence) dari pihak lainnya. Pasal 1321 KUH Perdata menegaskan bahwa hukum menganggap tidak terjadi kata sepakat apabila kata sepakat tersebut diberikan atau diterima karena adanya unsur kekhilapan, paksaan atau penipuan.

Catatan
Apabila syarat kersepakatan ini tidak terpenuhi maka akibat hukum yang timbul adalah kontrak tersebut dapat dibatalkan. Dalam pengertian ini harus ada upaya salah satu pihak untuk meminta pembatalan tersebut (ke Pengadilan). Semua akibat hukum yang lahir sebelum dibatalkannya kontrak adalah sah menurut hukum.

ASAS-ASAS DALAM HUKUM KONTRAK

ASAS-ASAS DALAM HUKUM KONTRAK
 
1. Hukum kontrak bersifat mengatur
Hukum dilihat dari daya mengikatnya, umumnya dibagi atas dua kelompok kelompok, yaitu :
a. hukum memaksa ;
b. hukum mengatur ;

Hukum bersifat memaksa maksudnya adalah kaidah-kaidah hukum yang dalam keadaan konkrit tidak dapat dikesampingkan. Hukum memaksa ini wajib diikuti oleh setiap warga negara dan tidak dimungkinkan membuat aturan yang menyimpang dari aturan-aturan yang ditetapkan dalam hukum
yang bersifat memaksa. Hukum memaksa ini umumnya termasuk dalam bidang hukum publik.

Hukum bersifat mengatur maksudnya hukum yang dalam keadaan konkrit dapat dikesampingkan oleh para pihak dengan membuat pengaturan tersendiri yang disepakati oleh para pihak tersebut. Hukum bersifat mengatur ini umumnya terdapat dalam lapangan hukum perjanjian/ hukum kontrak
(Buku III KUH Perdata). Jadi, dalam hal ini, jika para pihak mengatur lain, maka aturan yang dibuat oleh para pihaklah yang berlaku.

2. Asas kebebasan berkontrak (freedom of contract)
Asas ini merupakan konsekuensi dari sifat hukum kontrak yang sifatnya sebagai hukum mengatur. Asas freedom of contract mengandung pengertian bahwa para pihak bebas mengatur sendiri isi kontrak tersebut. Meskipun demikian, kebebasan melakukan kontrak tidak bersifat sebebasbebasnya.
Dalam sistem hukum perjanjian di Indonesia, kebebasan para pihak dalam melakukan kontrak dibatasi sepanjang kontrak tersebut ;
a. memenuhi syarat sebagai suatu kontrak ;
b. tidak bertentangan dengan undang-undang, kepatutan/ kesusilaan dan ketertiban umum ;

3. Asas facta sunt servanda
Asas facta sunt servanda berarti perjanjian bersifat mengikat secara penuh karenanya harus ditepati. Hukum kontrak di Indonesia menganut prinsip ini sebagaimana diatur dalam Pasal 1338 KUH Perdata. Pasal 1338 KUH Perdata
“Semua persetujuan yang dibuat secara sah berlaku sebagai undangundang bagi mereka yang membuatnya.”
Berdasarkan Pasal ini, daya mengikat kontrak sama seperti undang-undang bagi para pihak yang menyepakatinya.

4. Asas Konsensual
Asas ini mempunyai pengertian bahwa suatu kontrak sudah sah dan mengikat pada saat tercapai kata sepakat para pihak, tentunya sepanjang kontrak tersebut memenuhi syarat sah yang ditetapkan dalam Pasal 1320 KUH Perdata.
Perlu diingat bahwa asas konsensual tidak berlaku pada perjanjian formal.
Perjanjian formal maksudnya adalah perjanjian yang memerlukan tindakantindakan
formal tertentu, misalnya Perjanjian Jual Beli Tanah, formalitas yang diperlukan adalah pembuatannya dalam Akta PPAT. Dalam perjanjian formal, suatu perjanjian akan mengikat setelah terpenuhi tindakan-tindakan formal dimaksud.
 
5. Asas Obligatoir
Maksud asas ini adalah bahwa suatu kontrak sudah mengikat para pihak
seketika setelah tercapainya kata sepakat, akan tetapi daya ikat ini hanya
sebatas timbulnya hak dan kewajiban para pihak. Pada tahap tersebut hak
milik atas suatu benda yang diperjanjikan (misalnya perjanjian jual beli)
belum berpindah.
Untuk dapat memindahkan hak milik diperlukan satu tahap lagi, yaitu kontrak kebendaan (zakelijke overeenkomst). Wujud konkrit kontrak kebendaan ini adalah tindakan penyerahan (levering) atas benda yang bersangkutan dari tangan penjual ke tangan pembeli.
Taahapan penyerahan ini penting untuk diperhatikan karena menimbulkan konsekuensi hukum tertentu. Misalnya dalam suatu perjanjian jual beli barang belum diserahkan kepada pembeli, jika barang tersebut hilang atau musnah, maka pembeli hanya berhak menuntut pengembalian harga saja, akan tetapi tidak berhakmenuntut ganti rugi, karena secara hukum hak milik atas benda tersebut belum berpindah kepada pembeli. Hal ini dikrenakan belum terjadi kontrak kebendaan
berupa penyerahan benda tersebut kepada pembeli. Berbeda jika benda tersebut sudah diserahkan kepada pembeli dan selanjutnya dipinjam oleh penjual, maka jika barang tersebut rusak atau musnah maka pembeli berhak menuntut pengembalian harga dan ganti rugi. Sifat obligatoir ini berbeda dengan asas hukum kontrak yang diatur dalam Code Civil Prancis. Menurut Code Civil Prancis, hak kepemilikan turut berpindah ketika kontrak telah disepakati.

6. Asas Keseimbangan
Maksud asas ini adalah bahwa kedudukan para pihak dalam merumuskan kontrak harus dalam keadaan seimbang. Pasal 1321 KUH Perdata menyebutkan bahwa tiada kata sepakat dianggap sah apabila diberikan karena kekhilafan, keterpaksaan atau penipuan.

Sunday, May 4, 2014

PENCEGAHAN HAMA DAN PENYAKIT IKAN

PENCEGAHAN HAMA DAN PENYAKIT IKAN
Secara umum hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya hama dan penyakit pada kegiatan budidaya ikan antara lain adalah :
 *Pengeringan dasar kolam secara teratur setiap selesai panen.
* Pemeliharaan ikan yang benarbenar bebas penyakit.
* Hindari penebaran ikan secara berlebihan melebihi kapasitas atau daya dukung kolampemeliharaan.
* Sistem pemasukan air yang ideal   adalah paralel, tiap kolam diberi  satu pintu pemasukan air.
* Pemberian pakan cukup, baik kualitas maupun kuantitasnya.
* Penanganan saat panen atau pemindahan benih hendaknya dilakukan secara hati-hati dan benar.
* Binatang seperti burung, siput, ikan seribu (Lebistus reticulatus peters) sebagai pembawa
   penyakit jangan dibiarkan masuk ke areal perkolaman.

Pencegahan Hama
Pada pemeliharaan ikan di kolam hama yang mungkin menyerang antara lain lingsang, kura-kura,
biawak, ular air, dan burung. Hama lain berupa hewan pemangsa lainnya seperti; udang, dan seluang
(Rasbora). Ikan-ikan kecil yang masuk kedalam kolam akan menjadi pesaing ikan yang dipelihara dalam hal mencari makan dan memperoleh oksigen. Untuk menghindari serangan hama pada kolam
sebaiknya semak belukar yang tumbuh di pinggir dan disekitar kolam dibersihkan. Cara untuk menghindari dari serangan burung bangau (Leptotilus javanicus), pecuk (Phalacrocorax carbo sinensis), blekok (Ramphalcyon capensis capensis) adalah dengan menutupi bagian atas kolam dengan tertentu sehingga dapat menahan atau menangkap partikel-partikel yang berukuran lebih besar dari diameter media filter tersebut lembararan jaring. Cara ini berfungsi ganda, selain burung tidak dapat masuk, juga ikan tidak akan melompat keluar.

Thursday, May 1, 2014

Advance vandroid T3C tablet 2 jutaan dengan spesifikasi lengkap


Advance vandroid T3C 1 tablet 2 jutaan dengan spesifikasi lengkap,dengan  menggunakan ukuran layar 10.1 inch yang memiliki resolusi 600 x 1024 pixel serta layar sentuh kapasitif 5 titik sentuh.  dan  dukungan prosesor Cortex A7 Quad Core berkecepatan 1.2 GHz dan RAM sebesar 1 GB, yang akan memberikan kinerja yang maksimal,serta menggunakan  Os Android 4.2.2 Jelly Bean sehingga mendukung aplilaksi terbaru jika mendownload di google play store .seperti aplikasi BBM dll.


Advance vandroid T3C - 10.1 memakai memori internal sebesar 8 GB dan juga bisa ditambahkan memori ekternal hingga 32 GB, Advance vandroid T3C - 10.1 juga menggunakan fitur Dual SIM yang dapat menampung dua kartu SIM sekaligus, baik GSM maupun CDMA. Anda pun dapat menggunakan tablet ini untuk menelepon maupun mengirim dan menerima SMS.


 Advance vandroid T3C dibekali dengan kamera sebesar 8 Megapixel dengan resolusi 3264 x 2448 pixel.serta kamera depan sebesar 3.1 MP yang cukup lumayan besar utuk ukuran kamera depan dengan harga yang terjangkau,  Advance vandroid T3C memakai teknologi layar sentuh  Multi Finger Touch Salah satu fungsi utama dari multi finger touch adalah memungkinkan Anda untuk melakukan zoom, scroll, pan, dan rotasi secara digital dengan hanya menggunakan gerakan jari tangan. Teknologi ini juga dapat mengenali gerakan tangan untuk membuka fitur-fitur yang umum digunakan di Adobe Photoshop. Kini Anda bisa dengan mudah melakukan berbagai kegiatan. Berbagai teknologi Advan Vandroid T3C bisa dinikmati hanya dengan sentuhan lembut jari Anda.

Dari Multimedia Advan Vandroid T3C juga memakai teknologi terbarau untuk menjalankan game game berat  yaitu  Hadirnya Anti Lag 3D Games atau Graphic Processor Unit, membuat Advan Vandroid T3C mampu menjalankan permainan 3 dimensi dengan lancar dan tanpa gangguan teknis. Sedangkan teknologi V Color Engine memberikan tampilan gambar yang lebih terang dan jernih. Hadirnya teknologi HD video juga semakin memanjakan mata Anda dengan kualitas gambar video yang lebih jelas dan tajam.
 
Harga Advance vandroid T3C  Rp.2.069.000